 | wilujeung sumping | Jul 7, 2008 |
wiLujeunG sUmPIng dan sElamAt dAtaNg tU taNo haTubuAn ta   | Stop Press!!! | Dec 5, 2008 |
TAU neh, november mpe Desember jadwal padat bangetttt. Tp, pikir-pikir, yah gakpapa juga. Soale, dibayar mbokkk. Bayaran tergede sepanjang honor jadi pembicara...ketimbang talkshow di tv swasta atau seminar laennya, di Samarinda lalu..guedeee... more  | Video | Jul 7, 2008 |
  | Trioku Segalanya... | Jan 14, 2009 |
Alregar Families 12 Photos
Bubur Ayam Homan... 13 Photos
ciattttttttttttttttttttttttttt..... 20 Photos
|
 |  | Nasib...Nasibbb.... | Dec 22, 2008 |
 Karya Jurnalistik Dipidanakan oleh Polisi [Harian Analisa|Edisi Jumat, 5 September 2008]--Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PWI Pusat menyayangkan tindakan Polres Jakarta Timur yang memidanakan karya jurnalistik dan menjadikan Zulkarnain... more  | Music | Jul 31, 2008 |
  | Guestbook | |
 | Ada Penyimpangan dalam Proyek Pembangunan Jembatan? Sabtu, 26 November 2011 19:36 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA - Salah satu wartawan yang menjadi korban pemukulan di atas Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar), Kaltim, Juni 2006 silam menduga terjadi penyimpangan konstruksi proyek pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara.
"Salah satu alasan mengapa kami dihadang dan dikeroyok karena banyak penyimpangan proyek di Kukar, salah satunya Jembatan Kutai Kartanegara itu," kata Zulkarnain Alregar, salah seorang korban pemukulan, kepada Antara, Sabtu (26/11).
"Alasan penghadangan serta pemukulan 12 orang wartawan itu karena Pemkab Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin oleh Bupati Syaukani HR ingin menutup-nutupi sejumlah proyek yang diduga banyak penyimpangan, di antaranya proyek jembatan tersebut," ujar dia.
Pemukulan dilakukan oleh sejumlah preman saat rombongan wartawan dari Jakarta diundang oleh Gubernur Kaltim saat itu, Suwarna AF, untuk melihat kesiapan daerah menghadapi PON XVII-2008 di Kaltim, khususnya venue di Samarinda dan Tenggarong. Kasus ini kala itu mendapat sorotan tajam berbagai pihak, yang kemudian dikenal dengan kasus "Golden Gate".
"Kami mengucapkan bela sungkawa mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan meminta agar kasus ini (jembatan ambruk) jangan dilihat sebagai musibah semata tanpa melihat ada unsur kelalaian manusia, yakni penyimpangan konstruksi proyek," ujar Zulkarnain yang kala itu Redpel di Harian Umum Berita Kota. Redaktur: Johar Arif Sumber: Antara |
 | hahahhaha.....msh belajar...lom bisa bikin bagus euy
|
 | met sore say...hehehhehe neh aku kunjungin rumah kerennya ya... |
 |
zybbou wrote on Oct 27, '08, edited on Oct 27, '08 horas dan salam kenal ama lae
|
 | ok chank....sesekali lihat portal ku....usai lebaran mau launching...kash masukan yah.....www.tabloidharapanindah.com....salam buat sohib semua di samarinda.... |
 | Alhamdulillah saya n temen2 baek semua.... fotonya ntar saya carikan y.... |
 | Assalamu'alaikum Pak.... pa kabar neh??? |
    |  |       |
| |